Jenis Iklan Berdasarkan Media Yang Digunakan

Posted on

Secara UMUM, style iklan berdasarkan sarana yang digunakan sanggup bagi jadi dua kategori besar, yaitu iklan didalam sarana above the line dan below the line.

– Media above the line memiliki beberapa ciri antara lain :
1) Informasi yang disebarkan berbentuk serempak
2) Penerima pesan cenderung anonim atau tidak diketahui secara pasti.
3) Dapat menjangkau khalayak secara luas.

Contoh sarana ini antara lain Surat Kabar, Majalah, Tabloid, Televisi, Radio, dan Internet.

– Media below the line adalah iklan yang pakai sarana tertentu layaknya antara lain leaflet, poster, spanduk, bus stop, point of purchase (POP), stiker, shop sign, flyer, baliho dll

Secara KHUSUS, berdasarkan sarana yang digunakan, iklan sanggup dibagi didalam beberapa jenis, antara lain:

1. Iklan Cetak

Yaitu iklan yang dibikin dan dipasang dengan pakai tehnik cetak, yang sanggup berbentuk letterpress, photolitography, sablon, inkjet, laser, dll.

Contohnya iklan cetak antara lain iklan yang terkandung didalam koran, surat kabar, majalah, baliho, poster, stiker, dll.

Berdasarkan luas space iklan pada sarana cetak layaknya surat kabar, majalah, dan tabloid terkandung beberapa wujud iklan, yaitu:
• Iklan baris, umumnya tidak lebih berasal dari 3-4 baris dengan luas tidak lebih berasal dari saru kolom
• Iklan kolom, memiliki lebar satu kolom tetapi lebih tinggi dibanding iklan baris
• Iklan display, memiliki ukuran lebih luas dibanding iklan kolom
• Iklan advertorial, memiliki ukuran luas layaknya iklan display tetapi dengan tehnik penyampaian pesan lebih diarahkan pada wujud layaknya sebuah berita

Lihat Juga : Pasang Iklan Pengumuman  

2. Iklan Elektronik
Yaitu iklan yang pakai sarana berbasis perangkat elektronik. Secara tertentu iklan elektronik sanggup berupa:

a. Iklan Radio

Iklan radio hanya sanggup didengarkan melalui audio (suara) saja. Iklan radio terdiri berasal dari beberapa jenis, yaitu:
Ad lib – Disampaikan oleh penyiar secara langsung berbentuk siaran kata saja.
Spot – Disampaikan dengan tehnik perekaman sebelumnya, supaya perlu naskah lebih-lebih dahulu.

Sponsor Program – Pemberian sementara tertentu kepada sponsor atau pihak yang beriklan untuk menyampaikan pesan dengan langkah membiayai sebuah program acara radio.

b. Iklan Televisi
Iklan televisi memiliki beberapa unsur yaitu suara, gambar, teks, dan gerak. Oleh gara-gara itu pesan yang disampaikan sangatlah menarik perhatian dan impresif.

Berdasarkan bentuknya iklan televisi sanggup dikelompokkan didalam beberapa jenis, yaitu:

• Live Action – Video klip iklan yang melibatkan unsur gambar, suara, dan gerak secara bersama
• Animation – Iklan yang dibangun berdasarkan gambar-gambar kartun atau animasi.
• Stop Action – Berupa perpaduan antara live action dan tehnik animasi supaya beri tambahan dampak dramatik iklan, dimana ilustrasi yang rumit sanggup dideskripsikan dengan baik dan menarik.
• Musik – Ikan disampaikan melalui musik sebagai sarana penyampai pesan.
• Superimposed – Iklan televisi berbentuk gambar dan teks yang nampak sementara acara program televisi berlangsung.
• Sponsor Program – Iklan televisi dimana pihak pengiklan atau sponsor membiayai program acara televisi tertentu dan sebagai imbalannya ia sanggup menyampaikan pesan iklan dengan lebih mendominasi.
• Running Text – Iklan televisi berbentuk teks yang nampak berasal dari kanan bergerak ke sebelah kiri layar.
• Caption – Iklan televisi yang sama dengan superimpose, tetapi pesan yang digunakan hanya berbentuk tulisan.
• Backdrop – Iklan televisi dimana pesan iklan diperlihatkan pada latar belakang acara yang diadakan.
• Credit Title – Iklan televisi dimana pesan iklan diperlihatkan pada bagian akhir disaat sebuah acara telah selesai.
• Ad lib – Iklan televisi dimana pesan disampaikan dan diucapkan oleh penyiar secara langsung.
• Property Endorsement – Iklan ini berbentuk dukungan sponsor yang diperlihatkan pada berbagai perihal yang digunakan sebagai kelengkapan properti siaran maupun berbagai perihal yang dikenakan oleh artis atau penyiar (soft campaign)
• Promo ad – Iklan yang dijalankan oleh pengelola televisi untuk mempromosikan acara-acaranya untuk menarik banyak pemirsa.

c. Iklan Film

Iklan film hadir didalam product film/cinema. Biasanya style iklan yang nampak adalah iklan property endorsement dan live action yang nampak sebelum film utama diputar. Seringkali termasuk sebuah film ikut mempromosikan film-film lainnya sebelum film tersebut diputar (promo ad)

d. Iklan Media Digital Interaktif (Internet)
Jenis-jenis Iklan Media Digital Interaktif ini antara lain:
• Website – Iklan ini secara keseluruhan berbentuk website dimana semua fitur didalam website tersebut adalah iklan.
• Banner dan Button – Banner di sini berbentuk billboard mini yang tersebar pada halaman suatu web. Sedangkan button atau tombol seringkali berbentuk layaknya icon berukuran kecil. Keduanya, bila di click dapat mempunyai kita pada website berasal dari pengiklan atau halaman tambahan baru.
• Sponsorship – Pada iklan ini pihak sponsor membiayai penuh semua halaman berasal dari pembuat situs.
• Search Engine Marketing – Iklan ini nampak sementara kita pakai search engine berbentuk hasil pencarian.
• Classified Ads – Iklan ini berbentuk layaknya iklan baris didalam koran dan umumnya gratis.
• E-mail Advertising – Iklan ini dikirimkan melalui e-mail pada para customer yang memang memintanya. Iklan ini perlu dibedakan dengan spam, yaitu iklan massal didalam e-mail yang dikirimkan oleh entitas yang tidak diketahui.
d. Iklan Luar area (Out-of-Home)

Iklan Luar area (Out-of-Home) adalah iklan didalam sarana elektronik yang menjangkau audiens-nya diluar rumah. Iklan ini tumbuh dan mengantarai diri berasal dari iklan sarana cetak sehabis mengalami perkembangan yang pesat. Yang termasuk style iklan ini antara lain:
• Iklan outdoor standar
• Iklan transit – Iklan ini merupakan bagian berasal dari out-of-home sarana yang meliputi iklan pada bis, taxi, terminal, stasiun, dll.
• Mobile billboard – Iklan yang menggabungkan antara billboard tradisional dan transit.
• Display – Iklan yang terkandung pada layar-layar display luar ruang, dll

Jenis Iklan Berdasarkan Tujuannya

Secara garis besar sanggup dikelompokan jadi dua yaitu Iklan Komersial dan Iklan Non-Komersial.

1. Iklan Komersial (bisnis)

Yaitu iklan yang memiliki tujuan memperoleh keuntungan ekonomi, utamanya meningkatkan penjualan. Iklan style ini sanggup dibagi lagi jadi tiga, yaitu:
• Iklan Konsumen – yaitu iklan komersial yang dimaksudkan kepada customer akhir, yaitu pengguna paling akhir suatu produk.
• Iklan Bisnis – yaitu iklan komersial yang dimaksudkan kepada seseorang atau lembaga yang dapat mengolah atau menjual product yang diiklankan tersebut kepada customer akhir.
• Iklan Profesional – yaitu iklan komersial yang dimaksudkan kepada segmen khusus, yaitu para profesional.

2. Iklan Non-Komersial

Iklan yang digunakan untuk menyampaikan informasi, membujuk atau mendidik khalayak dimana tujuan akhir bukan untuk memperoleh keuntungan ekonomi, melainkan keuntungan sosial. Keuntungan sosial di sini sanggup bermakna penambahan pengetahuan, kesadaran sikap dan pergantian tabiat masyarakat pada persoalan yang diiklankan, dan juga memperoleh citra baik di mata masyarakat. Iklan style ini biasa disebut iklan layanan masyarakat.

Demikianlah artikel mengenai Iklan meliputi pengertian, ciri-ciri, syarat, style / macam-macam iklan dan contohnya yang sanggup kita bagikan. Semoga membantu..