Mengantisipasi Situasi Darurat dengan Genset

Posted on

Jika Anda hanya mengalami mati lampu, maka hal tersebut bukan merupakan hal yang berbahaya. Memang jika mati lampu terlalu sering, perangkat elektronik di rumah Anda dapat mengalami kerusakan. Namun, bagaimana jika situasi darurat terjadi, seperti bencana atau Anda tengah sibuk bekerja dikejar deadline tiba-tiba mati lampu? Tentu hal tersebut akan mengakibatkan banyak kerugian, apalagi kerugian yang menyangkut keselamatan Anda.

Genset atau simply generator merupakan seperangkat alat yang dapat menjadi sumber energi listrik Anda ketika sumber listrik utama mengalami gangguan. Generator tidak membuat listrik tetapi menkonversi energi lain menjadi listrik. Saat ini, genset mudah ditemukan di beragam toko hardware. Jenisnya pun beragam, dari mulai genset diesel hingga genset inverter. Ketahuilah beberapa hal penting mengenai genset sebelum membeli.

Sesuaikan Genset dengan Kebutuhan Listrik Anda

Untuk melakukan pembelian genset yang efektif, Anda harus mengetahui terlebih dahulu konsumsi listrik di rumah Anda. Konsumsi listrik tersebut bukan konsumsi listrik keseluruhan, melainkan konsumsi listrik yang akan Anda gunakan ketika terjadi power outage alias mati lampu. Artinya Anda harus memilih perangkat elektronik mana saja yang akan tetap hidup dan berfungsi ketika terjadi mati lampu.

Meskipun begitu, boleh saja jika Anda menggunakan konsumsi listrik secara keseluruhan. Satuan watt digunakan untuk mengukur jumlah energi listrik yang digunakan. Selain watt atau kW (kilowatt), satuan kVA (kilovolt ampere) juga digunakan. Dengan demikian jangan bingung ketika Anda melihat penjual genset yang jual genset yanmar 30 kVA. Satuan kVA juga merupakan satuan energi listrik meskipun kebanyakan menggunakan kW.

Menentukan Jumlah Watt yang Tepat

Untuk menentukan jumlah watt yang Anda butuhkan, Anda dapat melakukan penghitungan jumlah energi di perangkat elektronik di rumah Anda. Dengan menggunakan perhitungan sederhana dan umum, Anda membutuhkan genset dengan watt sebesar 1.000-10.000 atau jika dikonversi ke kW adalah sebesar 1-10 kW. Kulkas, komputer/laptop, lampu, dan charger merupakan beberapa perangkat yang harus nyala ketika darurat.

Tentukan Intensitas Mati Lampu di Rumah Anda

Selain menentukan jumlah energi yang dibutuhkan, Anda juga harus melakukan pengecekan intensitas mati lampu. Jangan sampai Anda membeli genset berkapasitas besar dengan mencari toko jual genset 30 kVa Surabaya, jika Anda amat jarang mengalami mati lampu. Maka daripada itu, lakukan perhitungan terlebih dahulu. Pada umumnya terdapat 3 kecenderungan dalam intensitas mati lampu.

Berdasarkan pembahasan dari consumerreports.org, berikut adalah ke-3 kecenderungan tersebut.

  1. Sering Mengalami Mati Lampu

Jika Anda sering mengalami mati lampu apalagi dalam waktu yang lama, maka Anda harus menggunakan beberapa tipe genset. Tipe-tipe genset tersebut adalah Home Standby, Large Inverter, dan Portable. Di Indonesia, musim hujan menjadi musim yang cukup membuat banyak orang mengalami mati lampu. Terutama jika ada petir, hujan deras, dan angin kencang. Maka, persiapkan situasi darurat tersebut dengan membeli genset.

  1. Jarang atau Kadang-kadang Mati Lampu

Anda jarang mengalami mati lampu. Kalaupun terjadi, waktu terjadinya tidak lama dan intensitasnya tidak sering. Meskipun begitu tetap ada mati lampu yang muncul tidak sekali. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Anda tidak membutuhkan genset dengan kapasitas besar. Anda membutuhkan genset Portable atau Large Inventer.

  1. Amat Jarang Bahkan Tidak Pernah Mati Lampu

Bagaimana bisa sebuah rumah yang tidak pernah mati lampu membutuhkan genset? Bisakah Anda memastikan bahwa Anda tidak akan mengalami hal-hal yang tidak terduga (mudah-mudahan tidak)? Tentu sulit atau tidak bisa. Untuk mengantisipasi situasi terburuk dan membuat Anda merasa lebih aman, tidak ada salahnya melengkapi rumah Anda dengan genset Recreational atau Midsized Inverter.