Menghitung Penggunaan Cat Tembok Untuk Hasil Yang Sempurna

Posted on

Beragam sekali merak cat tembok yang tersedia dipasaran. Anda mampu memakai warna, merek, dan kualitas cat sesuai selera dan anggaran Anda. Tentunya kualitas cat tembok adalah hal yang paling perlu untuk memilih hasil akhir sebuah pengecatan.

Cat yang berkualitas miliki nilai lebih, seperti kekuatan tahan terhadap cuaca, anti jamur, tidak pudar, enteng dibersihkan, mampu menutupi retak rambut, dan disempurnakan pengharum (fargnance). Cat tembok yang tersedia dipasaran terdiri berasal dari 2 macam yaitu:
• Cat wall sealer water based, adalah cat tanpa pigmen bersama dengan emulsi acrylic 100%. Wall sealer terlalu sesuai untuk permukaan tembok baru dan mampu menutupi retak rambut serta mampu menguatkan lapisan cat lama yang jadi mengapur.
• Cat alkali resisting primer, biasa disebut cat undercoat merupakan cat basic yang berupa cat tembok berwarna putih dan acrylic 100%. Cat ini mempunyai kekuatan tahan alkali yang tinggi dan anti jamur.
Ketika Anda mengecat, memperhatikan juga luas permukaan dinding yang dapat dicat. Anda sebaiknya memperkirakan keperluan terlebih dahulu sehingga tidak banyak cat yang terbuang percuma. Anda juga wajib memperhatikan kekuatan sebar cat (coverage) gara-gara setiap merk dan kualitas cat miliki kekuatan sebar yang berbeda-beda. Daya sebar cat terkandung dalam satuan meter persegi perkilogram (m2/kg).
Misalnya dinding yang dapat dicat miliki luas 100 m2, dinding selanjutnya dapat dicat memakai cat tembok bersama dengan kekuatan sebar cat 5-6 m2/kg. Perhitungan cat yang diperlukan adalah sebagai berikut:
Daya sebar cat umumnya = (5+6) /2 = 5,5m2/kg
Keperluan cat sekali sapuan = luas bidang = 100/5,5 = 18,2 kg
Daya sebar rata-rata
Pada waktu pengecatan idealnya diperlukan dua kali lapisan cat sehingga kuantitas cat yang diperlukan adalah 2 x 18,2 kg =36,4 kg=37 kg.
Jadi kuantitas cat yang diperlukan untuk mengecat permukaan dinding yang luasnya 100 m2adalah sebanyak 37 kg.
Jika Anda mendambakan hasil yang lebih maksimal, Anda mampu aplikasikan sampai 2 lapis cat. Pada pengecatan pertama cat diencerkan bersama dengan penambahan air sebanyak 20% berasal dari kuantitas cat atau perbandingan pada cat bersama dengan air adalah 5 : 1. Setelah pengecatan pertama selesai, tunggu sampai terlalu kering sebelum dilakukan pengecatan kedua.
Setelah itu baru Anda mampu aplikasikan lapisan cat kedua. Pada bagian ini penambahan air untuk mengencerkan cat tidak lebih berasal dari 10% atau bersama dengan perbandingan pada cat bersama dengan air 10 : 1. Tujuannya adalah untuk memperoleh hasil akhir yang sempurna.