Tujuan Penilaian Kinerja Karyawan Secara Umum

Posted on

A. Tujuan Penilaian Kinerja Karyawan Secara Umum

Penilaian kinerja karyawan punya sebagian target yang wajib dicapai. Rivai mengemukakan target penilaian kinerja secara lazim yakni sebagai tersebut :

1. Melakukan peninjauan pada kinerja karyawan di jaman lalu.
2. Mendapatkan knowledge yang cocok fakta dan sistematis didalam menentukan nilai berasal dari suatu pekerjaan.
3. Mengidentifikasi kemampuan organisasi.
4. Menganalisa kemampuan karyawan secara individual.
5. Menyusun sasaran di jaman mendatang.
6. Melihat prestasi berasal dari kinerja karyawan secara realistis.
7. Mendapatkan keadilan didalam proses perlindungan upah dan gaji yang diterapkan di didalam organisasi.
8. Memperoleh knowledge untuk menentukan struktur pengupahan dan penggajian yang cocok bersama dengan pemberlakuakn secara umum.
9. Membantu pihak manajemen didalam jalankan pengukuran dan pengawasan secara lebih akurat pada ongkos yang digunakan oleh perusahaan.
10. Memungkinkan manajemen didalam jalankan negosiasi secara rasional dan obyektif bersama dengan sarikat pekerja maupun secara langsung bersama dengan karyawan.
11. Membuat kerangka berpikir dan standar didalam pelaksanaan peninjauan yang dijalankan berkala pada proses perlindungan upah dan gaji.
12. Mengarahkan pihak manajemen supaya bersikap obyektif didalam memperlakukan karyawan cocok bersama dengan prinsip organisasi.
13. Menjadi acuan organisasi didalam mempromosikan, memutasi, memindahkan, dan menambah kualitas karyawan.
14. Memperjelas ulang tugas utama, fungsi, wewenang, dan tanggung jawab dan juga satuan kerja di didalam organisasi. Hal tersebut kalau dijalankan cocok bersama dengan ketentuan dan berlangsung baik bakal beri tambahan manfaat bagi organisasi lebih-lebih untuk jauhi overlaping pada perlindungan tugas/program/kegiatan didalam organisasi.
15. Meminimalisir keluhan karyawan yang berakibat banyaknya karyawan yang resign. Dengan adanya penilaian kinerja karyawan maka karyawan bakal mulai diperhatikan dan dihargai didalam tiap-tiap kinerjanya.
16. Menyelaraskan penilaian kinerja bersama dengan keberjalanan usaha supaya pergerakan didalam sebuah organisasi lebih-lebih organisasi nirlaba tetap cocok bersama dengan target usaha.
17. Mengidentifikasi pelatihan apa yang dibutuhkan oleh karyawan.

B. Manfaat Penilaian Kinerja Karyawan

Penilaian kinerja karyawan secara lazim beri tambahan beraneka manfaat bagi ke dua pihak yakni organisasi maupun karyawan. Berikut penilaian kinerja karyawan yang wajib diketahui :
1. Memberikan Info berkenaan hasil-hasil yang di inginkan berasal dari suatu pekerjaan.
2. Mencegah adanya miskomunikasi tentang kualitas kerja yang diharapkan.
3. Menciptakan peningkatan produktivitas karyawan gara-gara adanya feedback/reward bagi karyawan yang berprestasi.
4. Menghargai tiap-tiap kontribusi.
5. Menciptakan komunikasi dua arah antara pihak manajer bersama dengan karyawan.